Ingin Tahu: Sejarah Seksualitas

Ingin Tahu: Sejarah Seksualitas

152

Buku “Ingin Tahu: Sejarah Seksualitas” ini merupakan karya Michael Foucault yang diterjemahkan dari judul asli “La Volonte` de Savoir: Historie de la Sexualite`” oleh Rahayu S. Hidayat. Buku yang disunting Jean Couteau ini dipublikasi dalam Bahasa Indonesia oleh Yayasan Obor Indonesia (YOI) pada 2008 lalu.

“Buku ini mempertanyakan perkembangan sikap dan wacana masyarakat Eropa terhadap seksualitas selama tiga abad. Membaca Foucault berarti memasuki sebuah penalaran tajam dan rumit dan berani membongkar segala teori dan persepsi tentang perilaku kita. Maka manusia menjadi telanjang. Tapi kearifan barangkali ada di ujung jalan”, demikian statement yang dikutip dari sinopsis buku ini.

Buku ini terdiri atas lima bab, masing-masing mengulas: (1) Kita kaum Victorian, (2) Hipotesis Represi (Rangsangan wacana, Penyimpangan), (3) Scientia Sexualis, (4) Sistem seksualitas (pertaruhan, metode, bidang, periodisasi), dan (5) Hak menentukan ajal dan menguasai hidup.

Pada bagian awal buku setebal 208 halaman ini, mengajak pembaca menenung betapa kita sejak lama dan sampai kini dibayangi oleh norma-norma zaman Victoria. Ratu angkuh dan puritan itu selama ini melambahkan seksualitas kita yang berciri menahan diri, diam, munafik.

Juga pada bab ini dijelaskan bahwa pada awal abad ke-17, konon masih keterbukaan tertentu. Beberapa kondisi zaman itu dilukiskan yakni kegiatan seksual tidak ditutup-tutupi. Demikian pula kata-kata bernada seks dilontarkan tanpa keraguan serta berbagai hal menyangkut seks tidak tidak disamarkan. Berbeda kontras dengan kondisi dua abad sesudahnya yakni abad ke-19 yang perlahan seksualitas itu dipingit dan dirumahtanggakan. Pada rumahtangga itulah tempat yang halal bagi seksualitas.

Buku ini setidaknya menarik dijadikan bacaan dalam mengkaji berbagai perkembangan wacana seksualitas dari waktu ke waktu.

Tentang Michel Foucault

Dilahirkan di Poitier pada 1926. Setelah menamatkan studi di Ecole Normale dan Agregation dalam bidang filsafat, ia mengajar di Prancis dan luar negeri hingga 1971. Pada tahun yang sama terpilih untuk mengajar di College de France dan mengembangkan sejarah berbagai sistem pemikiran.(res/bt7)

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *