Panggilan Jiwa Terbesar Para Bidan

Panggilan Jiwa Terbesar Para Bidan

247

MAKASSAR, TITIK7.COM – Di tengah mewabahnya Virus Corona atau Covid-19 selama beberapa waktu belakangan ini, para perawat memang dianggap berada di garda terdepan dalam perang melawan virus global ini. Berapa tidak, mereka selalu mendampingi kerja dokter dan bahkan siaga 24 jam menjaga pasien terjagkit Virus Corona. Lalu siapa lagi yang bekerja “menyabung nyawa” dan berpotensi terpapar virus mematikan ini?.

Merekalah para bidan yang bekerja dan berinteraksi dengan pasien menolong proses persalinan serta membantu menyelamatkan nyawa para ibu. Siapa bisa memberi jaminan bahwa semua pasien yang datang itu jujur? Dan dalam kondisi seperti inilah nyawa para bidan pun dalam ancaman virus ini.

Sebuah postingan menarik yang Titik7.com kutip.dari media sosial Facebook, seolah menyampaikan suara hati sang bidan. Dengan tugas suci dan panggilan jiwa yang besar, membuat mereka bertahan pada pelerjaannya.

“Bidan memang bukan merupakan garda terdepan. Tetapi kami juga nakes yang memberikan pelayanan maternal & neonatal. Di tengah pandemi Covid-19, kerja bidan tidak berkurang. Disaat yang lain libur, kami tetap stay 7×24 jam seperti hari-hari biasanya untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Tanpa kalian sadari resiko terpapar untuk kami juga lebih tinggi saat bertemu pasien yang tidak mau jujur. Disaat menolong persalinan kamipun kontak langsung dengan pasien, bahkan darah & air ketuban tak lagi kami hiraukan demi menyelamatkan seorang ibu dan tubuh kecil mungil yg lahir ke dunia”, tulis Sri Sri Rusdianti melalui Facebook, Senin (27/4/2020).

Lebih jauh postingan wanita berpakaian seragam petugas kesehatan ini, mengungkap bahwa seandainya disuruh memilih ia juga akan diam di rumah. Namun karena panggilan jiwa sehingga mereka menjalani pekerjaan ini.

“Ada kecemasan bukan hanya terpapar covid-19, HIV, dan hepatitis. Namun beban untuk menurunkan AKI & AKB. Jika disuruh memilih kami lebih baik diam di RUMAH AJA tapi tugas suci sebagai penyelamat seluruh wanita di mayapada adalah panggilan jiwa terbesar untuk kami para bidan”, tulisnya lebih lanjut.

Iringan doa semoga para bidan dan tenaga medis lainnya dilindungi oleh yang maha kuasa adalah harapan kita bersama. Sehatlah selalu segenap para pejuang kesehatan.(fb/mg1)

*Foto: KlikDokter

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *