Sang Jenazah Positif Corona Itu Hanya Diantar 3 Orang Ke Pemakaman

Sang Jenazah Positif Corona Itu Hanya Diantar 3 Orang Ke Pemakaman

135

Dampak sosial akibat mewabahnya virus global Corona yang juga populer dengan sebutan Covid-19, sungguh sangat terasa dalam kehidupan keseharian kita belakangan ini. Demi memotong matarantai penyebaran virus mematikan ini, kita dianjurkan mengisolir diri dan berdiam di rumah masing-masing.

Pun jika ada kegiatan yang sangat mendesak di luar, maka dianjurkan menjaga jarak sekira 1,5 hingga 2 meter dari orang lain. Bahkan penutupan akses ke dan dari suatu daerah pun diberlakukan. Tidak saling mengunjungi serta tiada saling membantu pun menjadi fenomena sosial.

Salah satu konsekuensi kebijakan berjuluk “social distance” ini, dialami Eva Rahmi Salama. Ia hanya bertiga dengan suami dan adiknya mengiringi kepergian jenazah sang ibu tercinta ke peristirahatan terakhirnya.

Seperti dikutip dari BBC News Indonesia, sang ibu yang dinyatakan positif Corona ini dimakamkan di TPU Pondok Rangon, Jakarta, Kamis (19/3/2020) pagi.

Foto: BBC News Indonesia

“Rasanya sangat sedih, disaat kita butuh support dari keluarga, teman atau orang terdekat kita untuk menghadiri pemakaman mama, tapi mereka tidak ada dan situasinya tidak memungkinkan”, tutur Eva seperti tulis BBC News Indonesia (2/4).

Masih menurut sumber yang sama, ibu Eva dinyatakan positif Corona sejak 14 Maret lalu dan diisolasi di Rumah Sakit Persahabatan. Setelah lima hari kemudian, ia wafat dan tanpa pelayat serta pemakaman yang layak almarhuma menghadap sang Khalik.(kp/in)

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *